-->


 



 


 

Bunda Naumi Bersuara Lantang Setelah Melihat Vidio Kekerasan Beredar Di Media Sosial.



Jakarta,Sulawesibersatu.com - Bunda Naumi adalah Aktivis Anti Kekerasan dan Ketua Umum Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak Indonesia mengecam cara kekerasan yang beredar di media Sosial.

Menurutnya, Anak- anak dikhawatirkan dengan mudahnya dapat mengadopsi cara- cara kekerasan seperti yang terlihat,"ucapnya.

Ia langsung melakukan investigasi untuk mencari penyebabnya tiga anggota bintara itu sampe dipukul pakai Kapek rim ikat pingang hingga kepala anggota bintara itu terluka.

Setelah mendapatkan hasil investigasi dan informasi dalam chatingan yang berinisial SDC, mengatakan, Izin Suh izin share kronologi," Saya diperintahkan ngebina bripda di polres padang pariaman, mereka memang tidak ada etika, lembek-lembek pokonya parah mereka itu,"katanya.

Menurutnya waktu itu binrohtal, ini bripdanya ada yang meroko, masih duduk-duduk diluar sedangkan pju sudah duduk dimesjid, lanjut dia nah habis itu aku guling, nah mereka tuh kaget, menporlah sana sini, ada yang ke pacarnya yang polwan beda polres, ada yang kedriver kabid propam,"terangnya.

Habis itu kata dia aku ke dumai melakukan penangkapan tersangka curanmor, sepulangnya dari dumai aku diajak kapolres ngadep irwasda buat aplikasi polresku, setelah itu makan, nah habis makan di kasih ta lah, kalau mereka menpor, aku ditegur karena baru aku bina baru gitu aja udah menpor sana sini,"kata dia.

Abangmu bregas dulu sama adi lebih parah dari kamu pembinaanya, terus aku kumpulin bripdanya itu hari kamis pagi minggu lalu, waktu itu aku kopelin satu- satu nah salah satu anggota ada yang ngevidioin, tadi sore abang sripim ngasih tau aku soal viralnya ini.

Terus kapolrespun aman, dia pasang badan karena itu perintah beliau dan masih batas wajar, jadi aku ngebina bukan karena gak apel atau semauku sendiri, sekarang sama kapolres sedang di usut siapa yang midioin dan menyebarkannya.

Pju Polda pun udah tau dan sudah ditekel kapolres, iapun meminta maaf karena sudah buat nama angkatan menjadi jelek, akan saya terima konsekuensinya dari rekan-rekan sekalian,"ucapnya isi chatingan tersebut.

Nah artinya ada penyebabnya adalah kurangnya disiplin tiga anggota tersebut, akan tetapi tak perlu gunakan cara yang berlebihan.


Setelah mendapatkan respon cepat dari bapak kapolri bunda naumi mengucapkan terimakasih, jadi terucap tak perlu bersurat,"Alhamdulilah semoga pihak tiga angota tersebut mendapatkan keadilan, ini juga dijadikan pembelajaran buat angota yang lain.
Disiplin, hargai pimpinan semoga tak ada lagi kekerasan seperti ini lagi,"pungkasnya.

Sumber:Bunda Naumi ketua KORNAS TRCPA
Laporan:Umar Dany

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bunda Naumi Bersuara Lantang Setelah Melihat Vidio Kekerasan Beredar Di Media Sosial."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1


Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel