-->

Darurat Bencana Wabah Covid-19, SPIM Sampaikan Pernyataan Sikap



Morowali,Sulawesibersatu.com-Menanggapi penetapan darurat bencana wabah corona virus desiase 2019 (Covid-19), sejumlah pihak angkat bicara dan menyampaikan saran serta masukkan dalam rangka mencegah dan penanganan wabah ini.

Ketua Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM), Afdal, S.Pd misalnya, Kamis (2/4/2020) melalui pesan WatssApps menyampaikan kepada wartawan media ini pernyataan sikap SPIM dalam menyikapi perkembangan situasi nasional dan daerah kabupaten Morowali saat ini berkaitan dengan kepentingan buruh di Morowali. Berikut pernyataan sikap SPIM ;

Hari ini sudah ditetapkan 2 orang PDP (Pasien Dalam Pemantauan) di wilayah morowali. Salah satunya berada tepatnya di kec. Bahodopi, meskipun hasil rapid testnya positif tetapi masih butuh uji lab untuk memastikan apakah benar positif corona atau yang lain.

Berdasarkan informasi dari media sosial, elektronik, cetak maupun online memberikan kita gambaran jelas bahwa penyebaran Virus Corona bukan pada saat seorang dinyatakan positif atau pada saat seseorang menderita gejala awal tetapi sebelum hal-hal tersebut terjadi. Sehingga sebelum dinyatakan positif lewat uji laboratorium, virus itu sudah menyebar lebih dulu lewat kontak dengan PDP. Dari beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa 30% infeksi corona tanpa ada gejala awal dan beberapa PDP yang ada di Indonesia meninggal dunia sebelum benar-benar dinyatakan positif C19.

Kecamatan Bahodopi adalah areal dengan konsentrasi manusia yang cukup besar dengan aktifitas sosial yang tinggi pula. Sehari-hari ribuan manusia tetap berinteraksi seperti biasa meskipun saat ini Sulawesi Tengah sudah di tetapkan dalam status darurat bencana C19. Keadaan ini bisa menyebabkan penyebaran virus bisa lebih cepat lagi dan terlebih lagi dari Tenaga Medis maupun Rumah Sakit masih belum memadai dan siap jika di Morowali terjadi penyebaran corona.

Ayo bersama lawan corona:

1. Liburkan Pabrik dengan jaminan upah dibayarkan secara penuh hingga status darurat bencana di cabut.
2. Jaminan kebutuhan pangan selama darurat bencana.
3. Penyediaan peralatan medis dan APD yang memadai.
4. Alihkan semua anggaran proyek dan perjalanan dinas untuk penanganan corona
5. Gagalkan Omnibus Law
6. Tolak Darurat Sipil

Bertindak tidak harus menunggu banyak orang yang positif dan mati. Keselamatan Rakyat diatas segala-galanya.(Wardi)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Darurat Bencana Wabah Covid-19, SPIM Sampaikan Pernyataan Sikap"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1


Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel