-->

 






Kartini Era COVID 19, Habis Gelap Terbitlah Terang.



Surabaya,Sulawesibersatu.com - Peringatan Hari Kartini yang ke 56 diwarnai Indonesia lagi berduka yang sangat mendalam. Indonesia menjadikan wabah COVID 19 dinyatakan sebagai bencana Nasional non Alam. Hal inilah menuntut perjuangan segala pihak, baik dari pemerintah dan melibatkan seluruh komponen masyarakat.


Mengingatkan perjuangan tentang seorang Kartini tentang sebuah EMANSIPASI untuk kaum wanita dan masyarakat Indonesia.
Emansipasi itulah yang menjadi spirit dan keteladanan yang wajib di contoh oleh kaum wanita Indonesia dalam era COVID 19 yang sangat tepat untuk diaplikasikan, yaitu :
Pertama adalah kesederhanaan dan sifat merakyat. Hal inilah yang patut dicontoh dalam situasi yang penuh keprihatinan ini agar bisa berhemat dan bijak dalam berbelanja. Contoh inilah sangat tepat agar bisa hidup sederhana

Kedua, RA Kartini sangat menghormati orang tua walaupun itu bertentangan dengan pemikirannya untuk tidak melanjutkan sekolah.
Penerapan arti keteladanan ini dalam era covid 19 adalah menghormati kebijakan  pemerintah pusat dan daerah untuk tetap tinggal dirumah untuk aktivitas belajar dan bekerja ( WFH ), jikalau ada kondisi memaksa harus keluar rumah harus memakai masker, sarung tangan dan tetap menjaga jarak.

Ketiga, R.A. Kartini mengajarkan bahwa dengan menuliskan pengalaman dan inovasi dalam mengisi pembangunan bisa membuat seseorang dikenang oleh generasi penerus. Pada saat covid 19 adalah saat yang tepat untuk melakukan inovasi untuk membuat pencegahan-pencegahan covid 19, salah satunya bisa mengisi waktu dengan membuat racikan jamu yang terbuat dari rempah-rempah nusantara agar anggota keluarga terhindar dari virus yang membahayakan ini.

Keempat,  Kartini era covid 19 harus saling menguatkan untuk mempersiapkan diri secara kapasitas dan skill. Mampu berperan dalam proses pembangunan dan bisa mempersiapkan generasi menjadi tangguh dan bersaing secara sehat.

Caranya, perempuan harus bisa memantaskan diri. Bekali diri dengan kapasitas yang memadai. Bukan untuk bersaing dengan para lelaki tetapi untuk keberdayaan. Dalam hal ini perempuan dan laki-laki harus saling menghargai dan saling memuliakan. Sifat ini sangat perlu dicontoh agar bisa bekerja sama yang baik antara istri dan suami dalam menanggulangi kondisi perekonomian yang kurang baik agar bisa mengurangi tingkat konflik mengenai ekonomi rumah tangga.

Kelima, RA Kartini selalu OPTIMIS walaupun emansipasi antara perempuan dan laki-laki awalnya kurang  bisa diterima khalayak umum.
Hal sifat optimis tersebut wajib diteladani pada saat pandemi covid 19 yaitu seluruh warga negara mulai dari presiden sampai rakyat biasa harus optimis pandemi covid 19 ini akan berakhir karena tindakan tanggap darurat pencegahan, antisipasi, pengobatan dan penanganan wabah covid 19 secara tepat.

Semoga peringatan Hari Kartini di era COVID bisa menginspirasi sifat-sifat keteladanan yang sudah mulai sulit ditemukan agar membangkitkan kartini-kartini yang memiliki mentality yang luarbiasa..

penulis.Megawati S.Psi

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kartini Era COVID 19, Habis Gelap Terbitlah Terang."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1


Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel