-->


 



 


 

Kesiapan RSUD Morowali Sebagai RS Rujukan, Dipertanyakan?


Morowali,Sulawesibersatu.com - Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), nomor : 445/126/Dia.Kes-G.5T/2020
tentang penetapan rumah sakit ujukan penyakit infeksi emerging covid-19 tambahan di Propinsi Sulawesi Tengah, RSUD Morowali masuk sebagai salah satu Rumah Sakit (RS) rujukan dalam percepatan penanganan corona virus desiase 2019 (covid-19).

Hanya saja, penetapan RSUD Morowali sebagai RS rujukan dinilai tidak siap dalam membantu percepatan gugus penangan covid-19 di Sulteng. Pasalnya, seorang pasien yang berstatus PDP, oleh pihak RSUD Morowali, justru dirujuk ke RSUD Kolonodale yang berakhir penolakan dikarenakan, rujukan yang dinilai tidak sesuai prosedur tetap dengan tanpa persetujuan dan tidak jelasnya alasan rujukan.

"Padahal, mereka (RSUD Morowali-red) juga sudah sebagai RS yang merawat pasien covid19 sesuai SK gubernur. Jd knp tidak merawat sendiri. Tipe RS juga mereka lebih baik dari kami dan status kami sudah sama ditunjuk sebagai RSUD rujukan untuk Covid-19," kata dr. Daniel Winarto, pada Rabu, 1 April 2020.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Ashar Ma'ruf selaku juru bicara satgas covid-19 mengakui, bahwa terbatasnya ruang isolasi dan minimnya Alat Pelindung Diri (APD) serta belum adanya alat pendukung diagnosa untuk covid-19, menjadi alasan pihak RSUD Morowali tidak merawat pasien PDP tersebut.

"Alasannya rsu itu, sarana ruangan isolasi terbatas, APD kurang begitu katanya. Juga alat pendukung diagnosa belum ada untuk khusus covid-19," tulis Ashar Ma'ruf via pesan WatssApps saat dikonfirmasi Kamis, 2 April 2020. (Wardi)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kesiapan RSUD Morowali Sebagai RS Rujukan, Dipertanyakan?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1


Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel