-->

 


 


 






 



 


 

 



 

PEKAT IB SULTRA TANGGAP MINIMNYA PERSEDIAAN APD OLEH PEMERINTAH DAERAH



Sultra,Sulawesibersatu.com - PEKAT IB SULTRA, menanggapi kurangnya Alat Pelindung Diri (APD)  team gugus tugas covid 19 dan untuk masyarakat di Kabupaten Muna  (Kab.Muna) Provinsi Sulawesi Tenggara (Prov.Sultra) dalam memerangi pepencegahan penularan covid 19.


Wabah Pandemic covid-19 saat ini sangat membuat masyarakat kab. Muna kesulitan melakukan aktifitasnya tiap hari untuk memenuhi kebutuhan mereka, apalagi pemerintah telah menghimbaukan bahwa kab. Muna sudah masuk dalam reed zoon (Zona Merah) covid-19.

Secara Otomatis masyarakat sangat panik dengan adanya penetapan kab muna darurat covid-19,  Ditengah kepanikan berbanding terbalik dengan tindakan pemda terhadap pencegahan covid-19 terbukti bahwa minimnya APD bagi tenaga medis.

Sejauh ini lambatnya upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 dipemda kab. Muna yang sejauh ini APD belum tersalurkan disemua penjuru desa yang ada di wilayah kab.muna sehingga upaya pemutusan mata rantai tidak akan efektif.

 Edukasi minim APD belum semuanya tersalurkan Dan dasar inilah yang membuat masyarakat panik dan  perekonomian tidak berjalan lancar, karna masyarakat takut keluar rumah untuk mencari nafka karena bahayanya covid-19.

Seharusnya Pemda Kab. Muna harus mengambil langkah cepat dengan adanya penetapan reed zoon kab muna.

Dikhawatirkan  Jangan sampai kab. Muna menjadi salah satu  lautan mayat manusia yang di akibatkan oleh virus corona, ketika tidak secepatnya mengambil langkah pemutusan mata rantai wabah covid-19 " Ungkap Tegas Awal Rafiul Angkosono KADER PEKAT IB SULTRA.

Semua fasiltas kesehatan harus dilengkapi APD dan jangan ada keterbatas terkhusus dipuskesmas. Karna biar bagaimanapun juga petugas kesehatan dalam hal ini di Puskesmas menjadi perhatian utama karna Team Gugus Tugas covid 19 puskemas  keliling mendata ketika ada warga desa yang baru berdatangan dari luar kota masuk ke desa.

" pemerintah  perlu melengkapi APD dan bukan hanya masker tetapi baju pelindung diri juga harus ada, Dan ini bisa dijadikan sebuah metode edukasi buat masyarakat " Ungkap Awal Rafiul Angkosono.

Masih yang sama, Apabila Pemda kab. muna tidak secepatnya meyalurkan APD untuk tenaga kesehatan dan masyarakat, maka kami dari PEKAT IB SULTRA akan melakukan berbagai macam aksi. Karena hari ini terbukti tenaga kesehatan menjadi garda terdepan mengahadapi pasien yang positif covid-19 " Tutupnya

Laporan:Bahar.S

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "PEKAT IB SULTRA TANGGAP MINIMNYA PERSEDIAAN APD OLEH PEMERINTAH DAERAH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1


Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel