-->

 


 


p>

 


 

4 Orang PNS Konut dan Cawabup "NKRI" Iskandar Mekuo Dilapor ke Bawaslu



Konawe Utara,Sulawesibersatu.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Konawe Utara, menerima resmi laporan masyarakat Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Uksal Tepamba. Atas dugaan pertemuan terselubung yang dilakukan calon wakil bupati konawe utara, Iskandar Mekuo bersama Aparatur Sipil Negara (PNS) yang tak lain selaku Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).


Calon wakil bupati konut, Iskandar Mekuo pasangan akronim "NKRI" itu dilaporkan bersama empat orang PNS, yakni Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Konut, Arifin. T bersama Sekretarisnya, Dr. Mustaman dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Konut, H. Kohar beserta staf ahli, Samir, diduga menggalang dukungan untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati konawe utara, Raup dan Iskandar Mekuo.

"Tepatnya pada pukul 13.00 Wita, Senin, (28/9/2020) Calon wakil bupati konawe utara, Iskandar Mekuo bersama H. Kohar (kadis kominfo konut) mendatangi kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Konawe Utara. Pertemuan itu dilaksanakan diruangan sekretaris dinas, Dr. Mustaman yang diikuti bersama Iskandar Mekuo, H. Kohar dan staf ahli, Samir. Namun setibanya berhamburan, usai kedatangan Pjs Bupati Konut, Yusuf Mundu kedalam ruangan melakukan kunjungan," Beber, Uksal Tepamba. Senin, (28/9/2020).

Lebih lanjut, Uksal memaparkan, selama diselenggarakannya massa kampanye hingga saat ini sesuai peraturan, setiap ASN wajib menjaga netralitasnya sebagai abdi negara.

"Netralitas PNS berlangsungnya tahapan kampanye di Pilkada Konut 2020, tentunya kami sebagai masyarakat sangat jelas mengetahui ASN di lingkungan Pemkab Konut selalu diingatkan untuk mengedepankan netralitasnya di Pilkada 2020," Paparnya.

Usai menerima laporan resmi, Staf Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) Badan Pengawasan Pemilihan Umum, Isbar mengatakan, pihaknya menunggu arahan ketua Bawaslu Konut, dan bakal memanggil serta memproses dugaan keterlibatan PNS yang terlibat ikut serta pertemuan terselubung kepada salah satu calonkada konut.

"Pesan kami sekali lagi jaga netralitas. Harapan kami ASN harus profesional meletakkan untuk melayani publik, profesional dalam melakukan penegakan aturan. Peringatan ini sebagai antisipasi serta sosialisasi apa yang tidak boleh ASN lakukan dalam tahapan pilkada," Tegas, Isbar. (Tim**)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "4 Orang PNS Konut dan Cawabup "NKRI" Iskandar Mekuo Dilapor ke Bawaslu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel