-->

 


 


Usut Tuntas Permasalahan yang Terjadi pada APMS Apung

 


Kalbar,Sulawesibersatu.com-Warga Kumpai Desa Sui Ambangah Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat sangat mengeluhkan APMS Apung GT Landak dengan Nomor 660504 tepatnya di Kumpai Besar karena diduga telah menjual Bahan Bakar Minyak (BBM)  bersubsidi jenis Premium dengan harga Rp6.800/liter dan Solar bersubsidi Rp5500/liter pada Minggu (01/11/2020).



Hal ini diungkapkan salah seorang warga Kumpai, Mohtar, bahwa seharusnya APMS Apung menjual harga BBM bersubsidi jenis Premium dengan harga Rp6450/liter dan Solar dengan harga RP5150/liter sama dengan SPBU pada umumnya yang sudah ditentukan oleh Peraturan Pemerintah bukan malah sebaliknya dengan cara menaikkan harganya, "ujarnya.


Mohtar menambahkan, selaku warga setempat selama ini kami juga bertanya-tanya kenapa harga BBM jenis Premium bersubsidi ini bisa melonjak apalagi dimasa Pandemi Covid-19 yang telah membuat masyarakat saat ini sangat kesusahan dari segi ekonomi dan sulitnya mencari lapangan pekerjaan. 


"Seharusnya Pengelola APMS Apung bisa mengerti dengan keadaan masyarakat bukan malah mendukung para pemain BBM bersubsidi jenis Premium dan Solar yang dilakukan secara ilegal (tidak reami) oleh oknum warga Kuala Mandor B Sungai Ambawang, ”ujarnya.


Setiap pengambilan BBM di APMS Apung, lanjut Mohtar, selalu mengantri minyak mencapai hingga puluhan ken (Jerigen) yang berukuran 35 liter/ken dan selanjutnya minyak tersebut di antar memakai sepit ke Dermaga Bajong dan Dermaga WBA Desa Kuala Dua untuk dijual kembali kepada para tengkulak seharga 7200/liter jenis Premium. 


"Kegiatan ini sudah berjalan dan beroperasi sejak 5 tahun lalu hingga saat ini, makanya warga setempat merasa resah karena terkadang tidak kebagian minyak. Hingga berita ini dimuat, warga dan Mohtar berharap agar Pengelola APMS Apung bisa menurunkan harga sama seperti di SPBU-SPBU yang lainnya. 


Diminta kepada Pihak terkait untuk mengusut tuntas segala permasalahan yang terjadi pada APMS Apung agar tidak ada lagi kenaikan harga minyak melebihi harga standar. (Nurjali/MH)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Usut Tuntas Permasalahan yang Terjadi pada APMS Apung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1


Iklan Tengah Artikel 2


Iklan Bawah Artikel