-->

 


 


p>

 


 

Pemkot Palopo Peduli Kepada Pengayuh Becak yang Meninggal Dunia

 


Palopo Sulsel,Sulawesibersatu.com-Seorang lelaki pengayuh becak yang dikenal dengan nama Daeng Pabe sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, ia ditemukan tengah terbaring sakit diatas becaknya.



Hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga yang telah membawanya berobat ke Rumah Sakit (RS) Palemmai Tandi untuk di tangani.



Melihat kondisi yang tidak memungkinkan yang dialami oleh Daeng Pabe, Pemerintah Kota Palopo bersama Dinas terkaitnya turut peduli dan segera turun tangan mengadakan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palopo untuk melakukan Perekaman dengan membawakan alat Perekaman tersebut ke kamar pasien.



Adapun biaya perawatannya semua ditanggung oleh Pemerintah begitupun dengan para Tenaga Kesehatan dan Petugas dari Dinas Sosial secara bergantian menjaga, memantau dan merawatnya dengan sabar karena Daeng Pabe tidak memiliki identitas yang jelas dan keluarga.


Pengurusan pemakaman Daeng Pabe pada Sabtu (25/9/2021) berjalan lancar dengan berkoordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup, Lurah Ammasangan juga turut membantu penyelenggaraan jenazah dengan memandikan, mengkafani dan menshalatkan kemudian mengantarkannya ketempat peristirahatan terakhir di Pemakaman Umum Purangi. (Ramzi)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pemkot Palopo Peduli Kepada Pengayuh Becak yang Meninggal Dunia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel