Kerusakan Alam dan Hutan Membuat Banjir, Ribuan Warga Mengungsi

 



Pontianak Kalbar,Sulawesibersatu.com Sulawesibersatu.com-Diduga akibat maraknya Ilegal Logging serta Ilegal Mining yang membuat kerusakan Alam dan Hutan, 5 (lima) Kabupaten di Kalimantan Barat (Kalbar) seperti Kabupaten Sintang, Sekadau, Sanggau, Melawi, Kapuas serta Hulu terdampak banjir hingga mencapai bahu orang dewasa selama hampir sebulan ini membuat ribuan Warga mengungsi.


Banjir yang memprihatinkan ini menjadi perhatian Pemerintah Pusat karena beberapa waktu lalu Menteri Sosial, Tri Risma Harini sempat meninjau langsung ke lokasi kejadian pada Sabtu (20/11/2021) guna memastikan kebenarannya.


Koordinator Wilayah Lembaga Tim Investigasi Dan Analisis Korupsi (Tindak) Kabupaten Sintang, Bambang Iswanto, A. Md mengatakan, bahwa Pulau Kalimantan yang sebelumnya di sebut-sebut sebagai salah satu paru-paru dunia karena memiliki hutan yang luasnya mencapai hingga 40,8 Juta Hektar, kini sudah mulai berkurang karena maraknya kerusakan Alam dan Hutan akibat adanya Ilegal Logging serta Ilegal Mining seperti, Pembalakan Liar, Penggundulan Hutan, Tambang Batu Bara, Nikel, Bauksit, Emas, Intan dan Perkebunan Kelapa Sawit yang dituding menjadi penyebab banjir dan tanah longsor, "ujarnya.


Ia menambahkan, akibat dampak itu Wilayah Hutan semakin menyusut dari Tahun ke Tahun serta mengalami penurunan yang signifikan akibat kurangnya resapan air dan intensitas hujan yang cukup tinggi hingga mengakibatkan air meluap, "jelasnya.


Beda pada Tahun-tahun sebelumnya, lanjutnya, Hutan di Pulau ini (kalimantan) tampak berwarna hijau tua pada peta dan digambarkan masih mendominasi sebagian besar sebagai paru-paru dunia akan tetapi sekarang ini sudah mulai menyusut dan mengecil akibat ulah yang tidak bertanggung jawab, maka dari itu perlu adanya perhatian dan tindakan serius dari Pemerintah untuk mengatasi masalah ini jangan hanya tutup mata, "ujarnya. 


Lemahnya, sambungnya, sistem Pengawasan dan Penindakan hingga kami sebagai Sosial Kontrol berharap

kepada semua Pemerintah beserta pihak terkait untuk menindak tegas para cukong dan oknum yang terlibat, "pungkasnya. (Nurjali/Hamdani).(HMS/Dy)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kerusakan Alam dan Hutan Membuat Banjir, Ribuan Warga Mengungsi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel