-->

 


 


 



 

 


 


 


Pihak Manajemen Warunk Ropang Diduga Menipu dan Mempermalukan Konsumen

 



Makassar Sulsel, Sulawesibersatu.com-Warunk Ropang sebuah Rumah Makan (RM) yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan KM.12 Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Pihak Manajemennya diduga menipu dan mempermalukan Konsumennya ketika mengadakan Hajatan Acara Ulang Tahun (Ultah) ditempatnya.


Hal ini diungkapkan oleh Wartawan Senior yang juga Pemilik Hajatan Ultah, James ketika dikonfirmasi Media ini pada Rabu (7/9/2022) mengatakan, bahwa kejadiannya bermula ketika beberapa waktu lalu kami menanyakan dan mempertegas beberapa kali apakah di Warunk Ropang itu ada Fasilitas Hiburan 'Live Music' untuk Acara Ultah kemudian dijawab oleh Stafnya bahwa Hiburan seperti itu ada pada setiap hari Sabtu malam dan Minggu malam maka dipilihlah area depan Panggung 'Live Music' untuk tempat pelaksanaan acara lalu melakukan proses reservasi di Kasir dengan menitipkan Dana Deposit, "ujarnya.


Tapi kenyataannya, sambungnya, pada Minggu malam sekira Pukul 19:00 Wita ketika para tamu undangan pada berdatangan serta memesan makanan-minuman hingga menyantapnya dengan lahap, toh tidak terlihat dan tersedia peralatan musik serta tak tampak tanda-tanda bakal adanya aktivitas Hiburan  Panggung 'Live Music'nya, "ujarnya.


Hingga lewat pukul 20.00 Wita, lanjutnya, belum juga ada aktivitas di Panggung tersebut maka kami kembali mempertanyakan ke Petugas Warunk Ropang hingga terjadi perdebatan dan ketegangan serta tak lama kemudian datang seorang Security yang bernama Yadi  bersama wanita dari pihak Manajemen Rumah Makan yang mencoba menenangkan suasana dan menyampaikan permintaan maaf karena Hiburan 'Live Music' tidak dapat dilaksanakan dengan alasan Penyanyinya berhalangan datang sementara Pemain Musiknya (Player) masih dalam perjalanan akibat macet, "jelasnya.


Dari penyampaian Yadi tersebut mulai menyulut kemarahan dari Pemilik Hajatan dan para undangan yang berasal dari bermacam Profesi seperti Wartawan, Pemimpin Media, Musisi, Penyanyi, Dosen, Aktivis Ormas hingga Pengusaha yang tidak menerima baik alasan-alasan tersebut bahkan salah seorang Musisi dan Penyanyi Senior sampai maju menghadapi kedua Staf Warunk Ropang itu serta meminta pihak Manajemen agar segera menyiapkan Peralatan Musik (Keyboard) dan memberitahukan bahwa cukup banyak Player serta Penyanyi Kawakan yang hadir di Acara Ultah ini.


Hal yang sama diungkapkan Pakar Musik Senior yang juga Ketua Komite Investigasi Negara Provinsi Sulsel, Dr. Yohan C Tinungki, S.Mus, M.Sn, "kami sebagai Konsumen tidak mau tahu dengan alasan-alasan tersebut dan sebaiknya bertindaklah secara Profesional dalam mengelola sebuah Usaha karena kasihan Pemilik Acara yang di hari Ulang Tahunnya harus kalian permalukan kepada tamu-tamu undangan yang hadir serta segeralah persiapkan Alat Musiknya biar nanti kami yang main dan menyanyi, "ucapnya kepada Staf Warunk Ropang. 


Namun sampai beberapa waktu kemudian, permintaan untuk mempersiapkan Alat Musik di Panggung 'Live Music' tak dapat dipenuhi pihak Manajemen dengan beralasan lagi jika alatnya dibawa pulang oleh Pemainnya (Player), Yadi Petugas Security kembali mempertegas jika di tempat itu Pemain Musiknya tidak bisa datang sehingga Hiburan 'Live Music' ditiadakan. Dari penegasan Yadi ini kembali membuat Pemilik Hajatan memuncak Kemarahannya karena selain merasa sudah ditipu, dipermalukan dan dikecewakan didepan tamu undangannya serta membuat suasana Acara tidak nyaman hingga Agenda Acara yang telah disusun jadi rusak dan kacau balau. 


"Saya merasa telah ditipu dan dirugikan oleh pihak Manajemen Warunk Ropang serta dipermalukan didepan para tamu undangan padahal sejak awal kami telah beberapa kali mempertegas dengan mempertanyakan apakah ada hiburan 'Live Music' di tempat ini karena kalau tidak ada maka kami tidak jadi melaksanakan acara disini dan akan mencari tempat lain akan tetapi Petugas Warunk Ropang memberikan Jaminan Kepastian bahwa setiap Sabtu-Minggu ada hiburan 'Live Music' jadi atas dasar itulah kemudian kami menitip Dana Deposit di Kasir, "ungkap James yang juga Anggota Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel ini.


James menambahkan, selain tindakan 'Wan Prestasi' (Ingkar Janji) yang ditunjukkan pihak manajemen Warunk Ropang, Pelayanan order hingga penyajian makanan-minuman di tempat itu tampak sangat kacau dan bahkan saat pembayaran di Kasir harus berlangsung lama karena sistem Administrasi yang semrawut, "ujar Wakil Pemimpin Umum Media Online Pedomanrakyat.co.id yang juga Pemimpin Umum Media Online Sorotmakassar.com.


Disisi lain, Manajer Warunk Ropang, Ivan terkesan emosi menjelaskan bahwa terkait tindakan pihak Manajemennya yang diduga telah Menipu, Merugikan dan Mempermalukan Konsumen, menyampaikan berbagai alasan sepihak yang terkesan jika pihak Manajemennya tidak merasa bersalah terhadap kejadian ini, tapi karena kesalahan Personel-personel saja, "ujarnya.


Setelah terjadi perdebatan sengit dan dipaparkan kronologis kejadian hingga fakta yang terjadi serta diberikan masukan-masukan untuk bagaimana bersikap Profesional dalam menjalankan Pengelolaan sebuah Usaha Rumah Makan agar tidak merugikan Konsumen, barulah sang Manajer melunak dan meminta maaf atas kejadian yang menimpa Pemilik Hajatan. (Ramzi/MH)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pihak Manajemen Warunk Ropang Diduga Menipu dan Mempermalukan Konsumen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel