-->


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Salah Satu Pimred Media Online Diduga Bekkingi Mafia BBM dengan Memuat Klarifikasi Berita



Gowa Sulsel, Sulawesibersatu.com-Setelah viral di Media Online terkait dengan judul "Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Online jadi Pagar Betis Mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Gowa Harap Polres Gowa dan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Peka".



Salah satu Pimred Media Online dengan inisial UK yang diduga bekkingi (Pemback-up) Mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel), kini memuat berita klarifikasi terkait hal tersebut.


Menurut Pimred Media Online (UK) yang diduga Pemback-up Mafia BBM ini, dirinya telah mengklarifikasi sebuah pemberitaan yang telah beredar luas karena diduga tidak sesuai dengan fakta melainkan membuat berita yang diduga Hoax (bohong) dan fitnah.


"Video itu adalah video satu Tahun lalu dan tidak ada aktivitas lagi, "ujar UK melalui Chatting WhatsApp pada Jum'at (19/1/2024).


Ia (UK) menambahkan, video yang dimiliki Wartawan dengan inisial TR itu bukan temuannya tetapi itu video yang dikirim oleh lelaki dengan inisial HS, "jelasnya saat klarifikasi terkait pemberitaan.


Kami juga, lanjut UK, telah memberikan sejumlah uang sebesar Rp300.000,-(tiga ratus ribu rupiah) kepada Wartawan TR saat kami mengadakan pertemuan di Warung Kopi (Warkop) dengannya, "ujar UK.


Namun sangat disayangkan karena fakta di lapangan mengatakan lain sebab gudang milik Mafia BBM ini belum cukup satu Tahun bertempat di Desa Bontosunggu Kecamatan Bajeng dan gudang tersebut baru beberapa Bulan pindah ke kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Sulsel.


Dan faktanya, video yang dimiliki Wartawan TR itu benar asli hasil rekamannya sendiri karena jelas terdengar didalam video itu suara miliknya (TR).


Sementara ditempat terpisah, TR menjelaskan, jika Pimpinan Redaksi Media Online dengan inisial UK yang diduga Pemback-up Mafia BBM ini sungguh hebat karena pandal memutar balikkan fakta dengan membuat klarifikasi berita Hoax (bohong).


"Waktu kami bertemu di salah satu Warkop saya tidak pernah diberikan apa-apa oleh UK, jangankan berupa uang 300 ribu segelas kopi dan sebatang rokokpun tidak pernah, jadi kalau memang dia (UK) itu bilang dia memberikan uang sama saya berarti dia itu pembohong pandai memutar balikkan fakta agar usaha ilegalnya tidak diproses, "jelas TR.


Tidak hanya itu, sambung TR, kami menduga UK sebagai Pimpinan Redaksi Media Online Pemback-up Mafia BBM ini sudah emosi karena bisnis ilegal tempat dia bertengger sudah terungkap, oleh karena itu ia (UK) membuat klarifikasi berita Hoax (bohong) dan Fitnah agar mendapat dukungan untuk membersihkan namanya, "tutupnya. (TIM)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Salah Satu Pimred Media Online Diduga Bekkingi Mafia BBM dengan Memuat Klarifikasi Berita"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel